PERBAIKAN NILAI KIMIA KELAS 12!!
CEK DISINI ๐ NILAI KIMIA
EKSELAMAT MELENGKAPI SISWA SISWI KELAS 12 . DITUNGGU DAN DI KUMPUL SAMPAI RABU 10 DESEMBER 2025 PUKUL 16.00 DI RUANG PLT WAKSEKDIK LANTAI 2
PERBAIKAN NILAI KIMIA KELAS 12!!
CEK DISINI ๐ NILAI KIMIA
EKSELAMAT MELENGKAPI SISWA SISWI KELAS 12 . DITUNGGU DAN DI KUMPUL SAMPAI RABU 10 DESEMBER 2025 PUKUL 16.00 DI RUANG PLT WAKSEKDIK LANTAI 2
TO KLASTER SMA KEBANGSAAN DESEMBER TP2025'26
HARAP DIBACA!!
#TULISKAN NAMA LENGKAP DAN KELAS DIAKHIR NAMA
Contoh
Nama Lengkap_Kelas = Anton Suwardi_12.6
๐ฒTO TIU ๐ https://wayground.com/join?gc=46442374&source=liveDashboard
๐ฒTO TWK ๐ https://wayground.com/join?gc=33335174&source=liveDashboard
๐ฒTO B.INDO ๐ https://wayground.com/join?gc=55748486&source=liveDashboard
๐ฒTO B.ING ๐ https://wayground.com/join?gc=62564230&source=liveDashboard
TO KLASTER SMA KEBANGSAAN DESEMBER TP2025'26
HARAP DIBACA!!
#TULISKAN NAMA LENGKAP DAN KELAS DIAKHIR NAMA
Contoh
Nama Lengkap_Kelas = Anton Suwardi_12.6
๐ฒTO TIU Dimulai 13.00 ๐ https://wayground.com/join?gc=04823558
๐ฒTO TWK Dimulai 13.15 ๐ https://wayground.com/join?gc=20814342
๐ฒTO B.INDO Dimulai 13.30 ๐ https://wayground.com/join?gc=56334854
๐ฒTO B.ING Dimulai 13.45 ๐ https://wayground.com/join?gc=35625478
Pembelajaran Kimia Kelas XII 1 - 6
Kisi Kisi ASAS Kimia Kelas 12 Rabu 19 - 20 November 2025
Jam Pertama 07.45 - 09.30 Kelas 12.6 dan 10.00-11.45 Kelas 12.3
BAB 1 Larutan elektrolit dan Non elektrolit
Mengidentifikasi jenis larutan
Menjelaskan alasan larutan menghantarkan listrik
Memprediksi hasil uji nyala
Mengklasifikasikan larutan
Menentukan jenis larutan dari rumus kimia
BAB 2 Biloks
Menggunakan aturan biloks
Menentukan biloks molekul sederhana
Menentukan biloks ion poliatom
Mengidentifikasi oksidasi-reduksi
Menghitung biloks senyawa kompleks
BAB 3 Sifat Koligatif Larutan
Menghitung penurunan tekanan uap
Menghitung ฮTf
Menghitung ฮTb
BAB 4 Sel Volta
Mengidentifikasi bagian sel volta
Menentukan reaksi oksidasi dan reduksi
Menghitung potensial sel
BAB 5 Tatanama Senyawa Alkana, alkena dan alkuna
Menentukan nama alkana
Menentukan nama alkena/alkuna
Menyusun rumus struktur
Pembelajaran Klaster Malam TIU
Download Tugas TIU Pdf ๐ Click Disini
Kerjakan dan Tuliskan Penyelesaiannya pada Buku Catatan Klaster.
Pahami dan Pelajari Materi TIU 18 November 2025
Jam 20.00-21.10
5 Menit Persipan Piket Dan Bersih Bersih
๐ฒ๐ฒ๐ฒSelamat Mengerjakan๐ฒ๐ฒ๐ฒ
Pembelajaran Kimia Kelas XII 1 - 6
Pahami dan Pelajari Materi TKA KIMIA Rabu 05 - 06 November 2025
Jam Pertama 07.45 - 09.30 12.6 dan 10.00-11.45
Download Materi Pdf ๐ Click Disini
Sebelum masuk ke turunan, perlu diingat bahwa alkana adalah hidrokarbon jenuh dengan ikatan tunggal antara atom karbon, dan rumus umum CnH2n+2.
Contoh: Metana CH4, Etana , Propana dan seterusnya.
Alkana relatif kurang reaktif dibanding senyawa tak jenuh atau yang memiliki gugus fungsi—karena tidak ada gugus fungsi yang mudah bereaksi. Ketika atom H digantikan oleh gugus fungsi, maka terbentuklah turunan alkana yang lebih reaktif.
Berikut adalah beberapa jenis utama senyawa turunan alkana, masing-masing dengan gugus fungsi, rumus umum, dan ciri khasnya:
Gugus fungsi: –OH (hidroksil) menggantikan satu atom H pada rantai alkana. Rumus umum:
R–OH dimana R = alkil (rantai karbon dari alkana).
Tata nama IUPAC: akhiran “-ol”. Contoh: metanol (CH₃OH), etanol (CH₃CH₂OH).
Sifat: lebih polar dibanding alkana karena gugus –OH, dapat larut dalam air (tergantung panjang rantai), titik didih lebih tinggi dari alkana sejenis.
Kegunaan: bahan baku farmasi, pelarut, antiseptik (misalnya etanol), bahan bakar bio-etanol.
Gugus fungsi: –O– (oksigen tunggal) yang menghubungkan dua gugus alkil (R–O–R′).
Rumus umum: R–O–R′.
Tata nama IUPAC: alkoksialkana, sedangkan nama trivial: alkil alkil eter, contoh: dietil eter (CH₃CH₂–O–CH₂CH₃).
Sifat: biasanya kurang polar dibanding alkohol karena tidak memiliki –OH, jadi kelarutan air lebih rendah. Digunakan sebagai pelarut organik dan dalam bidang medis sebagai anestesi (dulu).
Gugus fungsi: –CHO (karbonil di ujung rantai: C=O dan C–H).
Rumus umum: R–CHO.
Tata nama IUPAC: akhiran “-al”. Contoh: metanal (HCHO), etanal (CH₃CHO).
Sifat: memiliki gugus karbonil sehingga mempunyai reaktivitas tinggi terhadap oksidasi. Banyak digunakan sebagai bahan pengawet (formalin) dan bahan industri lainnya.
Gugus fungsi: –CO– (karbonil di tengah rantai: C=O terikat dua R).
Rumus umum: R–CO–R′.
Tata nama IUPAC: akhiran “-on”. Contoh: propanon (CH₃COCH₃) alias aseton.
Sifat: pelarut yang umum digunakan (aseton), reaksi oksidasi terbatas dibanding aldehida karena tidak memiliki H langsung di gugus karbonil.
Gugus fungsi: –COOH (karbonil + hidroksil) yang menggantikan H atom pada rantai alkana.
Rumus umum: R–COOH.
Tata nama IUPAC: akhiran “-oat” diawali dengan “asam”. Contoh: asam metanoat (HCOOH), asam etanoat (CH₃COOH).
Sifat: sangat polar, titik didih & titik leleh lebih tinggi, bersifat asam (dapat melepaskan H+). Banyak ditemukan dalam makanan (sebagai asam asetat dalam cuka) dan dalam industri.
Gugus fungsi: –COO– (karbonil + alkoksi) yang terbentuk dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol.
Rumus umum: R–COO–R′.
Tata nama IUPAC: alkil + alkanoat. Contoh: metil etanoat (CH₃COOCH₃).
Sifat: banyak berbau harum/vinegar-like, digunakan sebagai esens, flavor, pelarut.
Gugus fungsi: –X (X = F, Cl, Br, I) menggantikan atom H pada alkana.
Rumus umum: R–X.
Tata nama IUPAC: awalan “halo-” + nama alkana. Contoh: klorometana (CH₃Cl), bromopropana (CH₃CH₂CH₂Br).
Sifat: sering digunakan sebagai refrigeran, pelarut, bahan dasar senyawa organik lainnya; tapi banyak yang berbahaya/beracun jika tidak benar.
Penamaan senyawa turunan alkana mengikuti sistem IUPAC yang menetapkan nama berdasarkan rantai utama (alkana) + posisi gugus fungsi + akhiran khas (-ol, -al, -on, -oat).
Contoh: untuk alkohol posisi gugus –OH yang bisa di banyak tempat harus diberi nomor, nama seperti “2-propanol”.
Tata nama trivial/layman masih sering digunakan di sekolah dan industri, misalnya “metil alkohol” untuk metanol.
Senyawa turunan alkana dapat mempunyai isomer struktur (rantai berbeda) dan isomer fungsi (gugus fungsi berbeda dengan rumus molekul sama). Contoh: alkohol dan eter dengan rumus umum bisa menjadi etanol atau dietil eter.
Isomer mempengaruhi sifat fisika/kimia seperti titik didih, kelarutan, reaktivitas.
Beberapa reaksi utama dalam senyawa turunan alkana antara lain:
Alkohol: dehidrasi, oksidasi (alkohol primer → aldehida → asam karboksilat)
Aldehida & keton: oksidasi (khusus aldehida → asam karboksilat)
Asam karboksilat + alkohol → ester + air (reaksi esterifikasi)
Haloalkana: reaksi substitusi, eliminasi.
Reaksi-reaksi ini penting dalam industri kimia dan proses biologis.
Karena memiliki gugus fungsi, turunan alkana memiliki sifat yang berbeda dari alkana:
Kelarutan dalam air: semakin polar gugus fungsi dan semakin pendek rantai, semakin larut. Contohnya: etanol cukup larut air, sedangkan alkohol rantai panjang kurang larut.
Titik didih/lebur: gugus fungsi meningkatkan titik didih dibanding alkana sejenis karena adanya ikatan antar-molekul seperti H-bond (contoh: alkohol) atau interaksi dipol.
Reaktivitas: gugus fungsi menentukan jenis reaksi yang bisa terjadi (oksidasi, substitusi, kondensasi).
Bau dan warna: banyak ester harum, beberapa aldehida dan asam kuat baunya.
Alkohol (etanol): sebagai bahan bakar (bioetanol), pelarut, antiseptik.
Eter: pelarut industri, dahulu sebagai anestesi (dietil eter).
Aldehida (formaldehid): pengawet, bahan baku plastik.
Keton (aseton): pelarut cat kuku, industri plastik.
Asam karboksilat: asam asetat (cuka), asam format dalam semut, asam lemak.
Ester: aroma buah-buahan sintetis, flavor makanan, pelarut.
Haloalkana: refrigeran, pelarut, sintetis organik.
Hal ini menunjukkan bahwa materi ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya teori di kelas.
Berikut beberapa contoh konkret:
CH₃CH₂OH → etanol (alkohol)
CH₃–O–CH₃ → dimetil eter (eter)
CH₃CHO → etanal (aldehida)
CH₃COCH₃ → propanon (keton)
CH₃COOH → asam etanoat (asam karboksilat)
CH₃COOCH₃ → metil etanoat (ester)
CH₃CH₂Br → etil bromida (haloalkana)
Contoh-contoh ini memperlihatkan bagaimana perubahan kecil pada gugus fungsi atau struktur menghasilkan senyawa yang berbeda sifatnya.
TKA Kimia Kelas XII
Pahami dan Pelajari Materi TKA KIMIA Kamis 30 Oktober 2025
Jam Pertama 07.45 - 09.30 Download Materi Pdf 30 Oktober 2025 ๐ Click Disini