Selasa, 09 Desember 2025

PERBAIKAN NILAI KIMIA KELAS 12

 PERBAIKAN NILAI KIMIA KELAS 12!!

CEK DISINI ๐Ÿ‘‰ NILAI KIMIA


EKSELAMAT MELENGKAPI SISWA SISWI KELAS 12 . DITUNGGU DAN DI KUMPUL SAMPAI RABU 10 DESEMBER 2025 PUKUL 16.00 DI RUANG PLT WAKSEKDIK LANTAI 2

LINK TO KELAS SUSULAN

  TO KLASTER SMA KEBANGSAAN DESEMBER TP2025'26

HARAP DIBACA!! 

#TULISKAN NAMA LENGKAP DAN KELAS DIAKHIR NAMA

Contoh
Nama Lengkap_Kelas = Anton Suwardi_12.6

๐Ÿ’ฅLINK TO KELAS SUSULAN KELAS XI DAN XII (Kamis 09 - 11 Des 2025 13.00 - 14.30) 

๐ŸŒฒTO TIU  ๐Ÿ‘‰ https://wayground.com/join?gc=46442374&source=liveDashboard

๐ŸŒฒTO TWK   ๐Ÿ‘‰ https://wayground.com/join?gc=33335174&source=liveDashboard

๐ŸŒฒTO B.INDO  ๐Ÿ‘‰ https://wayground.com/join?gc=55748486&source=liveDashboard

๐ŸŒฒTO B.ING  ๐Ÿ‘‰ https://wayground.com/join?gc=62564230&source=liveDashboard

Kamis, 04 Desember 2025

TO KLASTER SMA KEBANGSAAN

 TO KLASTER SMA KEBANGSAAN DESEMBER TP2025'26

HARAP DIBACA!! 

#TULISKAN NAMA LENGKAP DAN KELAS DIAKHIR NAMA

Contoh
Nama Lengkap_Kelas = Anton Suwardi_12.6

๐Ÿ’ฅLINK TO KELAS XII (Kamis 04 Des 2025 13.00 - 14.30) 

๐ŸŒฒTO TIU Dimulai 13.00 ๐Ÿ‘‰ https://wayground.com/join?gc=04823558

๐ŸŒฒTO TWK Dimulai 13.15 ๐Ÿ‘‰ https://wayground.com/join?gc=20814342

๐ŸŒฒTO B.INDO Dimulai 13.30 ๐Ÿ‘‰ https://wayground.com/join?gc=56334854

๐ŸŒฒTO B.ING Dimulai 13.45 ๐Ÿ‘‰ https://wayground.com/join?gc=35625478

Selasa, 18 November 2025

Kisi Kisi ASAS Kimia

 Pembelajaran Kimia Kelas XII 1 - 6

Kisi Kisi ASAS Kimia Kelas 12 Rabu 19 - 20 November 2025
Jam Pertama 07.45 - 09.30 Kelas 12.6 dan 10.00-11.45 Kelas 12.3

BAB 1 Larutan elektrolit dan Non elektrolit

Mengidentifikasi jenis larutan

Menjelaskan alasan larutan menghantarkan listrik

Memprediksi hasil uji nyala

Mengklasifikasikan larutan

Menentukan jenis larutan dari rumus kimia

BAB 2 Biloks

Menggunakan aturan biloks

Menentukan biloks molekul sederhana

Menentukan biloks ion poliatom

Mengidentifikasi oksidasi-reduksi

Menghitung biloks senyawa kompleks

BAB 3 Sifat Koligatif Larutan

Menghitung penurunan tekanan uap

Menghitung ฮ”Tf

Menghitung ฮ”Tb

BAB 4 Sel Volta

Mengidentifikasi bagian sel volta

Menentukan reaksi oksidasi dan reduksi

Menghitung potensial sel

BAB 5 Tatanama Senyawa Alkana, alkena dan alkuna

Menentukan nama alkana

Menentukan nama alkena/alkuna

Menyusun rumus struktur

Silahkan dipelajari mana yang kurang paham, saling bertukar catatan temannya jika ada yang tertinggal karena dispen IB dll
๐ŸŒฒ๐ŸŒฒ๐ŸŒฒSemoga Sukses ASAS๐ŸŒฒ๐ŸŒฒ๐ŸŒฒ

Pembelajaran Klaster Malam TIU

 Pembelajaran Klaster Malam TIU

Download Tugas TIU Pdf ๐Ÿ‘‰ Click Disini

Kerjakan dan Tuliskan Penyelesaiannya pada Buku Catatan Klaster.

Pahami dan Pelajari Materi TIU 18 November 2025
Jam 20.00-21.10
5 Menit Persipan Piket Dan Bersih Bersih
 

๐ŸŒฒ๐ŸŒฒ๐ŸŒฒSelamat Mengerjakan๐ŸŒฒ๐ŸŒฒ๐ŸŒฒ

Rabu, 05 November 2025

Senyawa Turunan Alkana

 Pembelajaran Kimia Kelas XII 1 - 6

Pahami dan Pelajari Materi TKA KIMIA Rabu 05 - 06 November 2025
Jam Pertama 07.45 - 09.30 12.6 dan 10.00-11.45 

Download Materi Pdf ๐Ÿ‘‰ Click Disini

Download Materi Pdf ๐Ÿ‘‰ CLICK DISINI 2


Struktur Alkana Singkat

Sebelum masuk ke turunan, perlu diingat bahwa alkana adalah hidrokarbon jenuh dengan ikatan tunggal antara atom karbon, dan rumus umum CnH2n+2C_nH_{2n+2}
Contoh: Metana CH4CH_4, Etana C2H6C_2H_6, Propana C3H8C_3H_8 dan seterusnya. 
Alkana relatif kurang reaktif dibanding senyawa tak jenuh atau yang memiliki gugus fungsi—karena tidak ada gugus fungsi yang mudah bereaksi. Ketika atom H digantikan oleh gugus fungsi, maka terbentuklah turunan alkana yang lebih reaktif. 


Klasifikasi Utama Senyawa Turunan Alkana

Berikut adalah beberapa jenis utama senyawa turunan alkana, masing-masing dengan gugus fungsi, rumus umum, dan ciri khasnya:

1. Alkohol (Alkanol)

  • Gugus fungsi: –OH (hidroksil) menggantikan satu atom H pada rantai alkana.  Rumus umum: 

  • ROHR–OH dimana R = alkil (rantai karbon dari alkana).

  • Tata nama IUPAC: akhiran “-ol”. Contoh: metanol (CH₃OH), etanol (CH₃CH₂OH). 

  • Sifat: lebih polar dibanding alkana karena gugus –OH, dapat larut dalam air (tergantung panjang rantai), titik didih lebih tinggi dari alkana sejenis. 

  • Kegunaan: bahan baku farmasi, pelarut, antiseptik (misalnya etanol), bahan bakar bio-etanol.

2. Eter (Alkoksialkana)

  • Gugus fungsi: –O– (oksigen tunggal) yang menghubungkan dua gugus alkil (R–O–R′). 

  • Rumus umum: RORR–O–R′.

  • Tata nama IUPAC: alkoksialkana, sedangkan nama trivial: alkil alkil eter, contoh: dietil eter (CH₃CH₂–O–CH₂CH₃). 

  • Sifat: biasanya kurang polar dibanding alkohol karena tidak memiliki –OH, jadi kelarutan air lebih rendah. Digunakan sebagai pelarut organik dan dalam bidang medis sebagai anestesi (dulu).

3. Aldehida (Alkanal)

  • Gugus fungsi: –CHO (karbonil di ujung rantai: C=O dan C–H).

  • Rumus umum: RCHOR–CHO.

  • Tata nama IUPAC: akhiran “-al”. Contoh: metanal (HCHO), etanal (CH₃CHO). 

  • Sifat: memiliki gugus karbonil sehingga mempunyai reaktivitas tinggi terhadap oksidasi. Banyak digunakan sebagai bahan pengawet (formalin) dan bahan industri lainnya.

4. Keton (Alkanon)

  • Gugus fungsi: –CO– (karbonil di tengah rantai: C=O terikat dua R). 

  • Rumus umum: RCORR–CO–R′.

  • Tata nama IUPAC: akhiran “-on”. Contoh: propanon (CH₃COCH₃) alias aseton. 

  • Sifat: pelarut yang umum digunakan (aseton), reaksi oksidasi terbatas dibanding aldehida karena tidak memiliki H langsung di gugus karbonil.

5. Asam Karboksilat (Asam Alkanoat)

  • Gugus fungsi: –COOH (karbonil + hidroksil) yang menggantikan H atom pada rantai alkana. 

  • Rumus umum:
    R–COOH
    .

  • Tata nama IUPAC: akhiran “-oat” diawali dengan “asam”. Contoh: asam metanoat (HCOOH), asam etanoat (CH₃COOH). 

  • Sifat: sangat polar, titik didih & titik leleh lebih tinggi, bersifat asam (dapat melepaskan H+). Banyak ditemukan dalam makanan (sebagai asam asetat dalam cuka) dan dalam industri.

6. Ester (Alkil Alkanoat)

  • Gugus fungsi: –COO– (karbonil + alkoksi) yang terbentuk dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol. 

  • Rumus umum: RCOORR–COO–R′.

  • Tata nama IUPAC: alkil + alkanoat. Contoh: metil etanoat (CH₃COOCH₃).

  • Sifat: banyak berbau harum/vinegar-like, digunakan sebagai esens, flavor, pelarut.

7. Haloalkana (Alkil Halida)

  • Gugus fungsi: –X (X = F, Cl, Br, I) menggantikan atom H pada alkana. 

  • Rumus umum: RXR–X.

  • Tata nama IUPAC: awalan “halo-” + nama alkana. Contoh: klorometana (CH₃Cl), bromopropana (CH₃CH₂CH₂Br). 

  • Sifat: sering digunakan sebagai refrigeran, pelarut, bahan dasar senyawa organik lainnya; tapi banyak yang berbahaya/beracun jika tidak benar.


Tata Nama, Isomer, dan Reaksi Dasar

Tata Nama

Penamaan senyawa turunan alkana mengikuti sistem IUPAC yang menetapkan nama berdasarkan rantai utama (alkana) + posisi gugus fungsi + akhiran khas (-ol, -al, -on, -oat). 
Contoh: untuk alkohol posisi gugus –OH yang bisa di banyak tempat harus diberi nomor, nama seperti “2-propanol”. 
Tata nama trivial/layman masih sering digunakan di sekolah dan industri, misalnya “metil alkohol” untuk metanol. 

Isomer

Senyawa turunan alkana dapat mempunyai isomer struktur (rantai berbeda) dan isomer fungsi (gugus fungsi berbeda dengan rumus molekul sama). Contoh: alkohol dan eter dengan rumus umum C2H5OC_2H_5O bisa menjadi etanol atau dietil eter. 
Isomer mempengaruhi sifat fisika/kimia seperti titik didih, kelarutan, reaktivitas.

Reaksi Dasar

Beberapa reaksi utama dalam senyawa turunan alkana antara lain:

  • Alkohol: dehidrasi, oksidasi (alkohol primer → aldehida → asam karboksilat) 

  • Aldehida & keton: oksidasi (khusus aldehida → asam karboksilat) 

  • Asam karboksilat + alkohol → ester + air (reaksi esterifikasi) 

  • Haloalkana: reaksi substitusi, eliminasi.
    Reaksi-reaksi ini penting dalam industri kimia dan proses biologis.


Sifat Fisika dan Kimia & Kegunaan

Sifat Fisika & Kimia Umum

Karena memiliki gugus fungsi, turunan alkana memiliki sifat yang berbeda dari alkana:

  • Kelarutan dalam air: semakin polar gugus fungsi dan semakin pendek rantai, semakin larut. Contohnya: etanol cukup larut air, sedangkan alkohol rantai panjang kurang larut. 

  • Titik didih/lebur: gugus fungsi meningkatkan titik didih dibanding alkana sejenis karena adanya ikatan antar-molekul seperti H-bond (contoh: alkohol) atau interaksi dipol.

  • Reaktivitas: gugus fungsi menentukan jenis reaksi yang bisa terjadi (oksidasi, substitusi, kondensasi).

  • Bau dan warna: banyak ester harum, beberapa aldehida dan asam kuat baunya.

Kegunaan dalam Kehidupan Sehari-hari dan Industri

  • Alkohol (etanol): sebagai bahan bakar (bioetanol), pelarut, antiseptik.

  • Eter: pelarut industri, dahulu sebagai anestesi (dietil eter).

  • Aldehida (formaldehid): pengawet, bahan baku plastik.

  • Keton (aseton): pelarut cat kuku, industri plastik.

  • Asam karboksilat: asam asetat (cuka), asam format dalam semut, asam lemak.

  • Ester: aroma buah-buahan sintetis, flavor makanan, pelarut.

  • Haloalkana: refrigeran, pelarut, sintetis organik. 
    Hal ini menunjukkan bahwa materi ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya teori di kelas.


Contoh Ringkas dan Aplikasi

Berikut beberapa contoh konkret:

  • CH₃CH₂OH → etanol (alkohol)

  • CH₃–O–CH₃ → dimetil eter (eter)

  • CH₃CHO → etanal (aldehida)

  • CH₃COCH₃ → propanon (keton)

  • CH₃COOH → asam etanoat (asam karboksilat)

  • CH₃COOCH₃ → metil etanoat (ester)

  • CH₃CH₂Br → etil bromida (haloalkana)
    Contoh-contoh ini memperlihatkan bagaimana perubahan kecil pada gugus fungsi atau struktur menghasilkan senyawa yang berbeda sifatnya.


Kamis, 30 Oktober 2025

TKA Kimia Kelas XII A

  TKA Kimia Kelas XII

Pahami dan Pelajari Materi TKA KIMIA Kamis 30 Oktober 2025
Jam Pertama 07.45 - 09.30 Download Materi Pdf 30 Oktober 2025 ๐Ÿ‘‰ Click Disini



๐Ÿ‘‰Kerjakan SOAL TO TKA Kimia 2 Berikut : https://www.defantri.com/2025/03/soal-us-ujian-sekolah-asas-sma-kimia.html  No 21- 35 Hari Rabu 30 Oktober 2025 Pukul 10.00 - 11.45