Kamis, 06 Agustus 2026

MOLARITAS, MOLALITAS DAN FRAKSI MOL

 

MOLARITAS, MOLALITAS DAN FRAKSI MOL

Pembelajaran dan Tugas 09 - 15 AGUSTUS 2026

TUGAS HARIAN KIMIA

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengerjakan tugas ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian molaritas, molalitas, dan fraksi mol.

  2. Menggunakan rumus konsentrasi larutan dengan benar.

  3. Menghitung molaritas, molalitas, dan fraksi mol dari data yang diberikan.

  4. Menyelesaikan masalah kimia sederhana yang berkaitan dengan konsentrasi larutan.


Ringkasan Materi dan Rumus

1. Molaritas (M)

Molaritas adalah jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan.

Rumus:

M = n / V

Keterangan:

  • M = molaritas (mol/L atau M)

  • n = jumlah mol zat terlarut (mol)

  • V = volume larutan (L)

Jumlah mol dapat dihitung dengan:

n = massa / Mr


2. Molalitas (m)

Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut dalam setiap kilogram pelarut.

Rumus:

m = n / massa pelarut (kg)

Keterangan:

  • m = molalitas (mol/kg)

  • n = jumlah mol zat terlarut (mol)


3. Fraksi Mol (X)

Fraksi mol menyatakan perbandingan jumlah mol suatu komponen terhadap jumlah mol seluruh komponen.

Rumus umum:

X_A = n_A / (n_A + n_B)

Keterangan:

  • X_A = fraksi mol komponen A

  • n_A = mol komponen A

  • n_B = mol komponen B

Jumlah seluruh fraksi mol dalam campuran = 1.


Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh 1 – Molaritas

Sebanyak 5,85 g NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan hingga volume larutan 500 mL. Hitung molaritas larutan.

Penyelesaian

Jumlah mol NaCl:

n = 5,85 / 58,5 = 0,10 mol

Volume larutan:

V = 500 mL = 0,500 L

Molaritas:

M = 0,10 / 0,500 = 0,20 M

Jawaban: 0,20 M


Contoh 2 – Molalitas

Sebanyak 9 g glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 200 g air. Hitung molalitas larutan.

Penyelesaian

Jumlah mol glukosa:

n = 9 / 180 = 0,05 mol

Massa pelarut:

200 g = 0,200 kg

Molalitas:

m = 0,05 / 0,200 = 0,25 mol kg⁻¹

Jawaban: 0,25 m


Uji Pemahaman

Kerjakan soal berikut dengan langkah perhitungan yang lengkap.

Soal 1 – Molaritas

Sebanyak 11,7 g NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan hingga volume larutan menjadi 250 mL. Hitung molaritas larutan tersebut.


Soal 2 – Molaritas

Larutan HCl memiliki konsentrasi 0,5 M dan volume 400 mL. Tentukan jumlah mol HCl yang terdapat dalam larutan tersebut.


Soal 3 – Molalitas

Sebanyak 18 g urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 300 g air. Hitung molalitas larutan.


Soal 4 – Fraksi Mol

Campuran terdiri atas 2 mol etanol dan 8 mol air. Hitung:

  1. Fraksi mol etanol

  2. Fraksi mol air


Soal 5 – Fraksi Mol

Dalam suatu campuran terdapat 1 mol NaCl dan 4 mol air. Hitung fraksi mol NaCl.


Petunjuk Pengumpulan

  • Tulis jawaban pada kertas folio atau buku tugas.

  • Sertakan rumus dan langkah perhitungan.

  • Gunakan satuan yang benar pada setiap jawaban.

  • Kumpulkan sesuai jadwal yang ditentukan guru.

Selamat belajar dan tetap semangat memahami konsep konsentrasi larutan!


Rabu, 22 Juli 2026

BILANGAN OKSIDASI (BILOKS) DAN REAKSI REDOKS

 

 BILANGAN OKSIDASI (BILOKS) DAN REAKSI REDOKS

Pembelajaran dan Tugas 20 - 25 Jul 2026

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Menentukan bilangan oksidasi suatu unsur dalam senyawa atau ion.
  • Menjelaskan konsep oksidasi dan reduksi berdasarkan perubahan bilangan oksidasi.
  • Mengidentifikasi oksidator dan reduktor dalam suatu reaksi.
  • Menganalisis reaksi redoks yang berkaitan dengan fenomena dan proses kimia dalam kehidupan sehari-hari.

A. Pengertian Bilangan Oksidasi (Biloks)

Bilangan oksidasi adalah angka yang menunjukkan jumlah elektron yang dilepas, diterima, atau digunakan bersama oleh suatu atom dalam suatu senyawa atau ion. Biloks digunakan untuk menentukan apakah suatu unsur mengalami oksidasi atau reduksi dalam suatu reaksi kimia.



B. Aturan Menentukan Bilangan Oksidasi

  1. Unsur bebas memiliki biloks 0.
    • Contoh: H₂, O₂, Fe, Cu.
  2. Ion monoatomik memiliki biloks sesuai muatannya.
    • Na⁺ = +1
    • Cl⁻ = –1
  3. Jumlah biloks seluruh atom dalam senyawa netral = 0.
  4. Jumlah biloks seluruh atom dalam ion poliatomik = muatan ion.
  5. Hidrogen (H):
    • Umumnya +1
    • Pada hidrida logam = –1
  6. Oksigen (O):
    • Umumnya –2
    • Pada peroksida = –1
    • Pada OF₂ = +2
  7. Logam golongan IA = +1 (Li, Na, K, Rb, Cs dalam Senyawa), golongan IIA = +2, Aluminium = +3.




C. Pengertian Reaksi Redoks

Reaksi redoks adalah reaksi yang melibatkan perubahan bilangan oksidasi.

  • Oksidasi = kenaikan bilangan oksidasi (kehilangan elektron).
  • Reduksi = penurunan bilangan oksidasi (menerima elektron).
  • Oksidator = zat yang menyebabkan oksidasi dan mengalami reduksi.
  • Reduktor = zat yang menyebabkan reduksi dan mengalami oksidasi.

D. Cara Menentukan Reaksi Redoks

  1. Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur.
  2. Bandingkan biloks sebelum dan sesudah reaksi.
  3. Jika biloks naik → oksidasi.
  4. Jika biloks turun → reduksi.

Contoh:

Zn + CuSO₄ → ZnSO₄ + Cu

  • Zn : 0 → +2 (oksidasi)
  • Cu : +2 → 0 (reduksi)

Maka:

  • Zn = reduktor
  • Cu²⁺ = oksidator





TUGAS SISWA

Kerjakan Pada Buku Tulis Masing Masing

Soal 1

Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur pada senyawa berikut!

a. H₂SO₄

b. KMnO₄

c. Cr₂O₃

d. K₂Cr₂O₇


Soal 2

Tentukan bilangan oksidasi unsur yang dicetak tebal!

a. S dalam H₂SO₄

b. Mn dalam KMnO₄

c. Cr dalam K₂Cr₂O₇

d. N dalam NH₃

e. Cl dalam KClO₃

Soal 3

Perhatikan reaksi berikut.

Fe₂O₃ + 3CO → 2Fe + 3CO₂

Tentukan:

  1. Hasil Reduksi.
  2. Hasil Oksidasi
  3. Oksidator.
  4. Reduktor.

Soal 4

Perhatikan reaksi berikut.

SO2(g) + 2H2S(g) → 2H2O(l) + 3S(s)

Tentukan:

  1. Hasil Reduksi.
  2. Hasil Oksidasi
  3. Oksidator.
  4. Reduktor.

Selamat Mengerjakan

Selasa, 14 Juli 2026

Kontrak Belajar Mata Pelajaran Kimia Kelas XII

 

Kontrak Belajar Mata Pelajaran Kimia Kelas XII

Tahun Pelajaran 2026/2027

Selamat datang di Mata Pelajaran Kimia Kelas XII!

Puji syukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa karena kita diberikan kesempatan untuk memulai tahun pelajaran yang baru. Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta didik Kelas XII. Semoga tahun ini menjadi awal dari perjalanan belajar yang penuh semangat, disiplin, dan prestasi.

Kimia bukan sekadar mata pelajaran yang mempelajari rumus, reaksi, atau perhitungan. Kimia mengajarkan kita untuk berpikir kritis, menganalisis permasalahan, menemukan solusi berdasarkan fakta, serta memahami berbagai fenomena yang terjadi di sekitar kita. Oleh karena itu, keberhasilan dalam pembelajaran Kimia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan kemauan untuk terus belajar.

Agar proses pembelajaran selama satu tahun ke depan dapat berlangsung dengan tertib, efektif, dan menyenangkan, diperlukan adanya Kontrak Belajar yang menjadi komitmen bersama antara guru dan peserta didik. Kontrak belajar ini bukan sekadar kumpulan aturan, melainkan bentuk kesepakatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai, kondusif, serta mendukung setiap peserta didik mencapai potensi terbaiknya.

Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi, khususnya laptop dan internet, menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penggunaan perangkat digital harus dilakukan secara efektif, efisien, bertanggung jawab, dan beretika, sehingga benar-benar menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas belajar, bukan sebagai penghambat konsentrasi.

Mari kita jadikan kelas Kimia sebagai ruang belajar yang aktif, inspiratif, penuh rasa ingin tahu, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas akademik. Dengan semangat belajar, kerja keras, dan doa, saya yakin kita dapat mencapai hasil yang terbaik sepanjang Tahun Pelajaran 2026/2027.

"Kesuksesan tidak datang kepada mereka yang hanya menunggu, tetapi kepada mereka yang disiplin belajar, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah."

Minggu ke 1 : 14 - 17 Juli 2026

Asesemen Diagnostik Awal Pembelajaran : 👉 https://wayground.com/join?gc=13143913 

 

Kamis, 26 Februari 2026

KISI-KISI SOAL ASAJ dan ASAS KIMIA

KISI-KISI SOAL ASAJ

Mata Pelajaran : Kimia

Kelas : XII

Ruang Lingkup US/TKAS

Materi Kelas 10 Sampai 12 

Meliputi

1. Hakikat ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan di Laboratorium

2. Perkembangan Model Atom

3. Konfigurasi Elektron dan Kemiripan Sifat Unsur

4. Ikatan Kimia dan Teori VSEPR

5. Sifat Larutan Bersasarkan Daya Hantar Listrik

6. Reaksi Redoks dan Bilangan Oksidasi

7. Hukum Dasar Kimia dan Stoikiometri

8. Senyawa Hidrokarbon, Fraksi Minyak Bumi

9. Termokimia

10. Laju Reaksi

11. Kesetimbangan dan Pergeseran kesetimbangan 

12. Asam Basa 

13. Hidrolisis Garam

14. Larutan Penyangga

15. Titrasi Asam Basa 

16. Menyetarakan Persamaan reaksi redoks

17. Sel Volta 

18. Korosi

19.Struktur dan tatanama senyawa Karbon

20. Benzena dan Turunannya

21. Makromolekul


KISI-KISI SOAL ASAJ  URAIAN ESSAY

Materi : Hidrokarbon, Turunan Alkana, Benzena, Makromolekul, dan Biomolekul
             (Materi Bisa di Download di Blogspot)

  1. Peserta didik mampu memberi nama senyawa alkana rantai lurus dan alkana rantai bercabang berdasarkan struktur yang diberikan sesuai aturan IUPAC.
  2. Peserta didik mampu menyebutkan dan menjelaskan minimal tiga klasifikasi senyawa turunan alkana beserta gugus fungsinya.
  3. Peserta didik mampu menjelaskan minimal dua kegunaan senyawa turunan alkana dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Peserta didik mampu menentukan nama senyawa turunan alkana berdasarkan struktur yang disajikan.
  5. Peserta didik mampu menganalisis konsep resonansi pada benzena, termasuk delokalisasi elektron dan pengaruhnya terhadap kestabilan ikatan.
  6. Peserta didik mampu menentukan nama senyawa turunan benzena berdasarkan struktur yang diberikan.
  7. Peserta didik mampu menyebutkan minimal dua kegunaan senyawa turunan benzena dalam kehidupan sehari-hari maupun industri.
  8. Peserta didik mampu menyebutkan dan menjelaskan dua jenis senyawa makromolekul beserta monomer penyusunnya.
  9. Peserta didik mampu menganalisis pernyataan yang sesuai dengan kegunaan karbohidrat dalam tubuh manusia.
  10. Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis ikatan pada protein, menjelaskan proses pembentukannya dari asam amino, serta menganalisis dampak kerusakan struktur protein terhadap fungsinya


Rabu, 11 Februari 2026

SENYAWA MAKROMOLEKUL

          SENYAWA MAKROMOLEKUL
                                    (Karbohidrat, Protein, Lemak)

A. Tujuan Pembelajaran

Tujuan yang ingin dicapai dari pembelajaran ini adalah, siswa dapat:

-            menganalisis stuktur dan nama senyawa organik  makro molekul (Karbohidrat, protein, lemak) berdasarkan IUPAC dan trivia/pasaran

-            menganalisis sifat, karakteristik serta penggunaan senyawa organik  makro molekul (karbohidrat, protein, lemak) di kehidupan sehari-hari

 B. Pemahaman Bermakna

Saat mempelajari materi makromolekul di kelas 12 SMA, siswa akan memperoleh berbagai pemahaman bermakna yang dapat diaplikasikan dalam berbagai konteks ilmiah dan kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa pemahaman bermakna yang diharapkan didapatkan siswa:

-        Struktur dan Fungsi Makromolekul

-        Proses Biokimia

-        Sintesis dan Degradasi Makromolekul

-        Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari dan Teknologi





Ringkasan Materi

       Senyawa makromolekul merupakan senyawa kimia berukuran besar yang tersusun dari molekul-molekul kecil yang disebut **monomer** dan bergabung membentuk polimer, serta memiliki peranan penting dalam kehidupan makhluk hidup, terutama dalam proses metabolisme, pertumbuhan, dan pemeliharaan tubuh. Tiga jenis makromolekul utama dalam bahan makanan dan tubuh manusia adalah **karbohidrat, protein, dan lemak**. Karbohidrat tersusun dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen dengan **monomer berupa monosakarida** seperti glukosa, fruktosa, dan galaktosa yang saling berikatan membentuk disakarida dan polisakarida. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama karena mudah diuraikan menjadi glukosa untuk menghasilkan energi, sebagai cadangan energi dalam bentuk glikogen di hati dan otot, membantu kerja otak dan sistem saraf, serta menjadi bahan penyusun struktur sel seperti selulosa pada tumbuhan. Protein merupakan makromolekul yang tersusun dari **monomer berupa asam amino** yang dihubungkan oleh ikatan peptida. Protein berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur, yaitu membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh, menjadi enzim sebagai katalis reaksi biokimia, membentuk antibodi untuk pertahanan tubuh, mengangkut zat penting seperti oksigen melalui hemoglobin, serta mengatur kerja hormon. Lemak atau lipid tersusun dari **monomer berupa asam lemak dan gliserol** yang membentuk trigliserida, bersifat tidak larut dalam air, dan berfungsi sebagai cadangan energi terbesar. Selain itu, lemak melindungi organ-organ vital dari benturan, menjaga kestabilan suhu tubuh, membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K, serta menjadi penyusun utama membran sel. Oleh karena itu, karbohidrat, protein, dan lemak dengan monomernya masing-masing memiliki peran yang saling melengkapi dan harus dikonsumsi secara seimbang agar tubuh dapat tumbuh, beraktivitas, dan berfungsi optimal dalam kehidupan sehari-hari.


Pembelajaran Kimia Kelas XII 1 - 6

Pahami dan Pelajari Materi  KIMIA Rabu 9 - 14 Februari 2026
Download Materi Pdf 👉 Click Disini

Download Materi PPT Makromolekul 👉 Click Disini 2

UJI PEMAHAMAN WAYGROUND/Quizizz 👉: CLICK HERE

Selamat Belajar dan Mengerjakan!!