Sifat Koligatif Larutan Elektrolit
( Kenaikan titik Didih dan Penuruanan Titik Beku Larutan Elektrolit)
Sifat Koligatif Larutan Elektrolit
( Kenaikan titik Didih dan Penuruanan Titik Beku Larutan Elektrolit)
Setelah mengerjakan tugas ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian molaritas, molalitas, dan fraksi mol.
Menggunakan rumus konsentrasi larutan dengan benar.
Menghitung molaritas, molalitas, dan fraksi mol dari data yang diberikan.
Menyelesaikan masalah kimia sederhana yang berkaitan dengan konsentrasi larutan.
Molaritas adalah jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan.
Rumus:
M = n / V
Keterangan:
M = molaritas (mol/L atau M)
n = jumlah mol zat terlarut (mol)
V = volume larutan (L)
Jumlah mol dapat dihitung dengan:
n = massa / Mr
Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut dalam setiap kilogram pelarut.
Rumus:
m = n / massa pelarut (kg)
Keterangan:
m = molalitas (mol/kg)
n = jumlah mol zat terlarut (mol)
Fraksi mol menyatakan perbandingan jumlah mol suatu komponen terhadap jumlah mol seluruh komponen.
Rumus umum:
X_A = n_A / (n_A + n_B)
Keterangan:
X_A = fraksi mol komponen A
n_A = mol komponen A
n_B = mol komponen B
Jumlah seluruh fraksi mol dalam campuran = 1.
Sebanyak 5,85 g NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan hingga volume larutan 500 mL. Hitung molaritas larutan.
Jumlah mol NaCl:
n = 5,85 / 58,5 = 0,10 mol
Volume larutan:
V = 500 mL = 0,500 L
Molaritas:
M = 0,10 / 0,500 = 0,20 M
Jawaban: 0,20 M
Sebanyak 9 g glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 200 g air. Hitung molalitas larutan.
Jumlah mol glukosa:
n = 9 / 180 = 0,05 mol
Massa pelarut:
200 g = 0,200 kg
Molalitas:
m = 0,05 / 0,200 = 0,25 mol kg⁻¹
Jawaban: 0,25 m
Kerjakan soal berikut dengan langkah perhitungan yang lengkap.
Sebanyak 11,7 g NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan hingga volume larutan menjadi 250 mL. Hitung molaritas larutan tersebut.
Larutan HCl memiliki konsentrasi 0,5 M dan volume 400 mL. Tentukan jumlah mol HCl yang terdapat dalam larutan tersebut.
Sebanyak 18 g urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 300 g air. Hitung molalitas larutan.
Campuran terdiri atas 2 mol etanol dan 8 mol air. Hitung:
Fraksi mol etanol
Fraksi mol air
Dalam suatu campuran terdapat 1 mol NaCl dan 4 mol air. Hitung fraksi mol NaCl.
Tulis jawaban pada kertas folio atau buku tugas.
Sertakan rumus dan langkah perhitungan.
Gunakan satuan yang benar pada setiap jawaban.
Kumpulkan sesuai jadwal yang ditentukan guru.
Selamat belajar dan tetap semangat memahami konsep konsentrasi larutan!
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
Bilangan oksidasi adalah angka yang menunjukkan jumlah elektron yang dilepas, diterima, atau digunakan bersama oleh suatu atom dalam suatu senyawa atau ion. Biloks digunakan untuk menentukan apakah suatu unsur mengalami oksidasi atau reduksi dalam suatu reaksi kimia.
Reaksi redoks adalah reaksi yang melibatkan perubahan bilangan oksidasi.
Contoh:
Zn + CuSO₄ → ZnSO₄ + Cu
Maka:
Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur pada senyawa berikut!
a. H₂SO₄
b. KMnO₄
c. Cr₂O₃
d. K₂Cr₂O₇
Tentukan bilangan oksidasi unsur yang dicetak tebal!
a. S dalam H₂SO₄
b. Mn dalam KMnO₄
c. Cr dalam K₂Cr₂O₇
d. N dalam NH₃
e. Cl dalam KClO₃
Perhatikan reaksi berikut.
Fe₂O₃ + 3CO → 2Fe + 3CO₂
Tentukan:
Perhatikan reaksi berikut.
SO2(g) + 2H2S(g) → 2H2O(l) + 3S(s)
Tentukan:
Kontrak Belajar Mata Pelajaran Kimia Kelas XII
Tahun Pelajaran 2026/2027
Selamat datang di Mata Pelajaran Kimia Kelas XII!
Puji syukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa karena kita diberikan kesempatan untuk memulai tahun pelajaran yang baru. Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta didik Kelas XII. Semoga tahun ini menjadi awal dari perjalanan belajar yang penuh semangat, disiplin, dan prestasi.
Kimia bukan sekadar mata pelajaran yang mempelajari rumus, reaksi, atau perhitungan. Kimia mengajarkan kita untuk berpikir kritis, menganalisis permasalahan, menemukan solusi berdasarkan fakta, serta memahami berbagai fenomena yang terjadi di sekitar kita. Oleh karena itu, keberhasilan dalam pembelajaran Kimia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan kemauan untuk terus belajar.
Agar proses pembelajaran selama satu tahun ke depan dapat berlangsung dengan tertib, efektif, dan menyenangkan, diperlukan adanya Kontrak Belajar yang menjadi komitmen bersama antara guru dan peserta didik. Kontrak belajar ini bukan sekadar kumpulan aturan, melainkan bentuk kesepakatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai, kondusif, serta mendukung setiap peserta didik mencapai potensi terbaiknya.
Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi, khususnya laptop dan internet, menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penggunaan perangkat digital harus dilakukan secara efektif, efisien, bertanggung jawab, dan beretika, sehingga benar-benar menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas belajar, bukan sebagai penghambat konsentrasi.
Mari kita jadikan kelas Kimia sebagai ruang belajar yang aktif, inspiratif, penuh rasa ingin tahu, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas akademik. Dengan semangat belajar, kerja keras, dan doa, saya yakin kita dapat mencapai hasil yang terbaik sepanjang Tahun Pelajaran 2026/2027.
"Kesuksesan tidak datang kepada mereka yang hanya menunggu, tetapi kepada mereka yang disiplin belajar, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah."
Minggu ke 1 : 14 - 17 Juli 2026
Asesemen Diagnostik Awal Pembelajaran : 👉 https://wayground.com/join?gc=13143913
KISI-KISI SOAL ASAJ
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : XII
Ruang Lingkup US/TKAS
Materi Kelas 10 Sampai 12
Meliputi
1. Hakikat ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan di Laboratorium
2. Perkembangan Model Atom
3. Konfigurasi Elektron dan Kemiripan Sifat Unsur
4. Ikatan Kimia dan Teori VSEPR
5. Sifat Larutan Bersasarkan Daya Hantar Listrik
6. Reaksi Redoks dan Bilangan Oksidasi
7. Hukum Dasar Kimia dan Stoikiometri
8. Senyawa Hidrokarbon, Fraksi Minyak Bumi
9. Termokimia
10. Laju Reaksi
11. Kesetimbangan dan Pergeseran kesetimbangan
12. Asam Basa
13. Hidrolisis Garam
14. Larutan Penyangga
15. Titrasi Asam Basa
16. Menyetarakan Persamaan reaksi redoks
17. Sel Volta
18. Korosi
19.Struktur dan tatanama senyawa Karbon
20. Benzena dan Turunannya
21. Makromolekul
KISI-KISI SOAL ASAJ URAIAN ESSAY
Materi : Hidrokarbon, Turunan Alkana, Benzena, Makromolekul, dan Biomolekul
(Materi Bisa di Download di Blogspot)
SENYAWA MAKROMOLEKUL
(Karbohidrat, Protein, Lemak)
A. Tujuan Pembelajaran
Tujuan
yang ingin dicapai dari pembelajaran ini adalah, siswa dapat:
-
menganalisis
stuktur dan nama senyawa organik makro
molekul (Karbohidrat, protein, lemak) berdasarkan IUPAC dan trivia/pasaran
-
menganalisis
sifat, karakteristik serta penggunaan senyawa organik makro molekul (karbohidrat, protein, lemak)
di kehidupan sehari-hari
B. Pemahaman Bermakna
Saat mempelajari materi makromolekul di kelas 12 SMA,
siswa akan memperoleh berbagai pemahaman bermakna yang dapat diaplikasikan
dalam berbagai konteks ilmiah dan kehidupan sehari-hari. Berikut adalah
beberapa pemahaman bermakna yang diharapkan didapatkan siswa:
-
Struktur dan
Fungsi Makromolekul
-
Proses
Biokimia
-
Sintesis dan
Degradasi Makromolekul
-
Aplikasi dalam
Kehidupan Sehari-hari dan Teknologi
Ringkasan Materi
Senyawa makromolekul merupakan senyawa kimia berukuran besar yang tersusun dari molekul-molekul kecil yang disebut **monomer** dan bergabung membentuk polimer, serta memiliki peranan penting dalam kehidupan makhluk hidup, terutama dalam proses metabolisme, pertumbuhan, dan pemeliharaan tubuh. Tiga jenis makromolekul utama dalam bahan makanan dan tubuh manusia adalah **karbohidrat, protein, dan lemak**. Karbohidrat tersusun dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen dengan **monomer berupa monosakarida** seperti glukosa, fruktosa, dan galaktosa yang saling berikatan membentuk disakarida dan polisakarida. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama karena mudah diuraikan menjadi glukosa untuk menghasilkan energi, sebagai cadangan energi dalam bentuk glikogen di hati dan otot, membantu kerja otak dan sistem saraf, serta menjadi bahan penyusun struktur sel seperti selulosa pada tumbuhan. Protein merupakan makromolekul yang tersusun dari **monomer berupa asam amino** yang dihubungkan oleh ikatan peptida. Protein berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur, yaitu membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh, menjadi enzim sebagai katalis reaksi biokimia, membentuk antibodi untuk pertahanan tubuh, mengangkut zat penting seperti oksigen melalui hemoglobin, serta mengatur kerja hormon. Lemak atau lipid tersusun dari **monomer berupa asam lemak dan gliserol** yang membentuk trigliserida, bersifat tidak larut dalam air, dan berfungsi sebagai cadangan energi terbesar. Selain itu, lemak melindungi organ-organ vital dari benturan, menjaga kestabilan suhu tubuh, membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K, serta menjadi penyusun utama membran sel. Oleh karena itu, karbohidrat, protein, dan lemak dengan monomernya masing-masing memiliki peran yang saling melengkapi dan harus dikonsumsi secara seimbang agar tubuh dapat tumbuh, beraktivitas, dan berfungsi optimal dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran Kimia Kelas XII 1 - 6
Pahami dan Pelajari Materi KIMIA Rabu 9 - 14 Februari 2026
Download Materi Pdf 👉 Click Disini